Searching.......

Sabtu, 30 April 2011

Fisika dan Islam (kekekalan energi)

Manusia.....tersusun dari berbagai dalam sebuah kata, sempurna....Ya, mereka sempurna diantara makhluk2 ALLAH yang lainnya. Manusia memiliki inti dasar, yang paling dasar, adalah susunan elektron, neutron dan proton.Ya, benda2 terkecil.....ehhe...Benda-benda itu membutuhkan energi untuk bergerak antar kulit dalam orbitnya, benda-benda itu dapat bukan mati, tetapi hidup, hidup dalam kuasaNYA (tanpa kuasaNYA, tidak mungkin tongkat dapat berubah menjadi ular, loh?? kok sampai sini??? --- tongkat dan ular adalah sama2 terdiri dari susunan atom, dan dengan sedikit saja kebesaran ALLAH, maka benda2 itu dapat berubah susunan atomnya).

kurang jelas a??

gini aja lah..... cek tentang materi metabolisme sel, Metabolisme sel diperlukan untuk mengubah senyawa kimia (kegiatan ini wajib agar kelangsungan hidup terjamin) menjadi sesuatu yang diperlukan tubuh, yang dimana proses ini memerlukan energi, dan itu berlangsung di setiap bagian dalam tubuh lho....dalam sel2 kita. Banyak juga ya penggunaan energi, betapa pentingnya energi bagi kehidupan....


Eits, tunggu dulu....


gag cuma manusia yang membutuhkan energi, tapi juga makhluk hidup lain, bumi, bahkan alam semesta, semua mengeluarkan energi untuk berproses, bergerak. Kita ambil deh persamaan/hukum kekekalan energi yang bahwasanya, energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan. Jika energi kita pakai, lalu kemanakah energi itu?? ya mengalir menjadi bentuk lain. Logikanya gini deh....

Energi itu sebuah kesatuan (seperti lingkaran) bila berkurang porsi energinya maka akan menambah untuk energi yang lain.
Nah, manusia dan juga makluk lain dapat melepaskan dan menerima energi (energi transmitter/penghantar/ perantara). 

Energi ada 2 lho...positif dan negatif , seperti laki-laki perempuan, tua dan muda, dsb. (“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.” [Yaa Siin 36:36])

Bumi, memiliki lebih banyak kandungan negatif, baik secara partikel maupun secara makna.Gini,.. dunia itu adalah, “Perkara yang aku sangat takutkan padamu ialah nanti Allah Swt. membuka bagimu keberkahan bumi.” Seseorang bertanya, “Ya Rasulullah, apa itu keberkahan bumi?” Rasulullah saw. menjawab, “Gemerlapnya dunia yang menarik hatimu.” 

Hal ini diperkuat dengan penelitian metafisik yang bahwasanya jika kamu ingin menghindari santet, tidurlah dilantai, karena jin pun memiliki muatan negatif dan akan tolak menolak dengan bumi. Lalu, manusia kok bisa berdiri ya?? hehe.....niat manusia diciptakan kan untuk menjadi khalifah, untuk beribadah, dan itu mustahil tanpa energi positif, jika ada pertanyaan kok membuat kerusakan dimana2??? ada tuh dalam diri manusia energi negatifnya, diwakili oleh si hawa nafsu tuh, sadis mah kalau hawa nafsu menguasai,nah, tugas syaithan adalah menyerang hawa nafsu itu, membangkitkannya dengan cara2 yang banyak sekali, misalnya saja masuk ke dalam aliran darah untuk membangkitkan dari dalam, memicu tubuh orang lain untuk bergerak sehingga orang lainnya timbul pada dirinya hawa nafsu.

( >.< mudah2an jelas)

...........

Nah, ini nih sebetulnya inti dari judulnya.....
Rasulullah memerintahkan mencintai sesama saudara layaknya diri sendiri, berbagi makanan baik kepada yang dikenal maupun yang tidak(perkara yang utama), menebar salam, dan lainnya yang kecil tapi rutin kita jumpai.
Menerka-nerka maksud ALLAH, adalah DIA menginginkan manusia saling berbagi energi positif, nah kalau semua positif kan itu kejahatan bisa diminimalisir (nonton Animals United). Menyebar positif, dan menerima positif, antara 2 orang, 1 kompleks, 1 kampung, 1 kota, 1 negara, bahkan 1 benua, mungkin energi negatif dan muatan2nya akan ngacir ke bumi kali ya....terpendam ^^



0 komentar:

Posting Komentar