Searching.......

Jumat, 12 Agustus 2011

BULAN MEMBISU



bulan....
bersaksi dalam bisu

hari semakin lelap
matahari pun kehilangan gemerlap
kau menggantikan, kau lah raja gelap
biarkan matahari terlelap
beristirahat dalam senyap

bulan.....
mengintip tanpa berkedip

kuberjalan tanpa arah
berpikir tak terarah
asal hidupku melangkah
kuakan coba pasrah

bulan....
dengarkan aku

lihatlah mereka, anak-anak itu
duduk dan bersatu
mendendangkan sebuah lagu
tawa, canda yang berpadu
bukanlah sebuah haru
ataupun bisu seperti sebuah batu

bulan....

kuteringat masa laluku
yang kuingat baru beberapa waktu lalu
terduduk di ruang biru
membisu....
hanya bercengkrama dengan garpu
bukan seperti mereka yang padu

bulan...

bisa aku mengulang waktu itu?
untuk mengubah masa lalu
agar tidak terus menjadi benalu

bulan.....

sepi...
sunyi....
hanya bersalah di qalbu

aku ingin berbagi pilu
dengan teman sebangku
duduk berpangku
dan memperoleh tawa yang telah lalu
tawa yang hilang ditelan waktu

waktu yang tak akan kembali

1 komentar:

aiinami mengatakan...

Indah cahya bertabur membalut kulit
Cahyanya menerangi alam milik Sang Khalid
Kau pun menatapnya dengan mulut membisu
Namun hati yang rindu

Ia menatapmu dengan keanggunan
Dengan "kebisuan"
Serta peluk hangat sinaran

Kau tahu apa yang ia katakan padaku untukmu?
"Malangnya dirimu...
Aku kan mohonkan keceriaan dunia akherat kepada Tuhan
Aku akan mohonkan Tuhan untuk memegangimu erat menuju pada lurusnya jalan kepada-Nya :)"



Lalu.....
Kau tahu apa yang Ipin-Upin katakan untukmu?
"Kasian-kasian-kasian"
Hehehe LOL (Pizzz)
Mianheyo kalau aku tidak bisa jadi teman yang baik untuk diajak berbagi. Chongmal mianhamnida *bow*

Poskan Komentar